|
Depan
> Usia
Lanjut (Aging)
Penuaan
Penuaan adalah proses
yang dinamis dan kompleks yang dihasilkan oleh
perubahan-perubahan sel, fisiologis, dan psikologis.
Sementara ada beberapa orang dewasa yang mengalami
penurunan fungsi organ dan aktivitas metabolisme, ada
juga sejumlah yang lain yang tidak mengalami penurunan
keadaan fungsional selama penuaan. Kekhasan ini
menyebabkan timbulnya pembedaan antara penuaan yang
"berhasil" dan yang "biasa" yang
mencerminkan patologi yang lebih sering dikaitkan dengan
kebiasaan hidup yang jelek, antara lain pola menu
makanan yang tidak sehat, merokok, gemar minum, jarang
olahraga, dan faktor-faktor yang berhubungan dengan
stres lainnya, daripada dengan penuaan itu sendiri.
Ketika anda bertambah tua,
tubuh anda akan semakin lemah, dan anda harus lebih
bekerja keras dengan memakan makanan yang sehat dan
berusaha agar tetap bugar. Idealnya anda sudah melakukan
itu semua sepanjang hidup anda. Tetapi sebagian besar
dari kita tidak hidup di dalam dunia yang ideal, dan
seringkali kita tidak memperhatikan kesehatan hingga
kita menginjak usia pertengahan dan sesudahnya. Namun
usia pertengahan masih cukup baik untuk mulai memikirkan
bagaimana caranya untuk tetap sehat menyongsong
tahun-tahun berikutnya. Kebutuhan nutrisi anda masih
tetap sama pada usia 40, 50, 60, dan sesudahnya seperti
ketika anda masih berusia lebih muda - dengan sedikit
variasi.
Kebutuhan Makanan
Sebuah penelitian yang memakan waktu satu dekade tentang
orang yang berusia lanjut telah menunjukkan bahwa kalori
yang dikonsumsi setiap kilogram berat tubuh tidak
menunjukkan adanya hubungan silang dengan usia, pada
pria, yang berarti bahwa berat tubuhlah, bukan usia,
yang menentukan kebutuhan energi. Konsumsi protein, dan
juga lemak, karbohidrat, serta kolesterol, sedikit
mengalami penurunan yang tidak terlalu berarti seiring
dengan penuaan. Hasil penelitian pada wanita juga
menunjukkan hasil yang serupa. Selama 9 tahun masa
penelitian, didapati bahwa terlihat ada penurunan yang
berarti pada sejumlah nutrisi makanan. Namun demikian,
perubahan-perubahan ini diimbangi dengan berkurangnya
aktivitas fisik dan/atau perubahan dalam komposisi tubuh.
Konsumsi energi yang lebih rendah tidak menyebabkan
terjadinya perubahan berat badan. Penurunan konsumsi
total dari lemak dan kolesterol berkaitan dengan
turunnya kadar kolesterol dalam plasma. Penelitian ini
menunjukkan bahwa perubahan pada gaya hidup sepanjang
waktu mengakibatkan terjadinya perubahan makanan seperti
yang diamati pada mereka yang sehat dan berusia lanjut,
bukannya karena penuaan semata.
Jadi, ketika usia anda
bertambah anda membutuhkan kalori lebih sedikit, namun
demikan seberapa banyak yang harus anda konsumsi tetap
tergantung pada seberapa aktifnya anda. Karena anda
mengkonsumi makanan dalam jumlah sedikit untuk
mempertahankan berat yang sehat, maka anda harus lebih
berhati-hati dalam memilih makanan-makanan yang kaya
nutrisi dan rendah lemak. Karena usia terus bertambah
dan masa tubuh (otot) juga berkurang, maka tingkat
metabolisme menurun dan pembakaran kalori juga melambat.
Latihan adalah cara terbaik untuk mempertahankan masa
tubuh dan mempercepat metabolisme anda.
Bahkan mungkin saja
orang-orang lanjut usia yang sehat mengalami kekurangan
vitamin B6 - karena kurang mengkonsumsi atau
kebutuhannya terlalu tinggi; vitamin B12 dan folat
- karena konsumsi yang kurang dan kegagalan penyerapan;
vitamin D - karena kurang terkena sinar matahari, kurang
konsumsi, sintesis yang menurun karena usia; dan seng -
karena kurang konsumsi yang berkaitan dengan kebutuhan
energi yang semakin menurun.
Makanlah kalsium dan
serat lebih banyak
Serat sangat penting untuk mencegah gangguan sukar buang
air besar dan penyakit-penyakit usus lambung seperti divertikulosis
(pembentukan kantung yang berlebihan pada saluran usus
besar yang bisa menyebabkan kejang dan keram). Pada usia
40 tahun, kalsium dan mineral lainnya mulai meninggalkan
tulang lebih cepat daripada proses penggantian mereka.
Pada wanita menopause, menurunnya estrogen (yang
membantu tulang menahan kalsium) menyebabkan kehilangan
tulang yang lebih besar dibandingkan dengan pria. Oleh
organisasi kesehatan disarankan bahwa untuk konsumsi
harian kalsium bagi wanita yang sudah pasca menopause
adalah 1500 miligram, lebih tinggi dari kebutuhan biasa
sebesar 1200 mg. Untuk membantu mengatasi kehilangan,
para pria dan wanita harus memastikan bahwa mereka dapat
mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang banyak pada
makanan mereka sehari-hari. Kalsium juga bisa membantu
menjaga tekanan darah tetap rendah dan memainkan peran
penting dalam pencegahan kanker usus. Suplemen kalsium
hingga 1000 mg per hari juga disarankan bagi mereka yang
tidak mendapatkan mineral yang cukup dari makanan. Jika
anda mengkonsumsi suplemen, maka yang paling sering
direkomendasikan para ahli adalah kalsium karbonat dan
kalsium sitrat. Suplemen didapatkan dari cangkang tiram,
dolomite atau sumber-sumber alami lainnya yang
mengandung timah dan mungkin susah diserap.
Antioksidan vitamin E, C,
dan beta karotin (satu bentuk vitamin A) telah memicu
perdebatan yang hebat tentang manfaat mereka
meningkatkan kesehatan. Pembakaran lipoprotein memainkan
peranan yang penting dalam perkembangan atherosclerosis.
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa vitamin E, dan
mungkin juga dua vitamin lainnya, bisa menunda proses
tersebut. Ikatan Ahli Jantung Amerika tidak
merekomendasikan vitamin-vitamin ini hingga mereka
benar-benar dibuktikan dalam penelitian klinis. Mereka
baru-baru ini menyarankan agar setiap orang mengkonsumsi
makanan yang bervariasi yang bisa menjadi sumber alami
yang kaya dari vitamin-vitamin ini.
Ketika usia anda
bertambah, gangguan fisik seperti kehilangan penglihatan
dan mobilitas serta kurangnya nafsu makan karena masalah
gigi dan menurunnya kemampuan mengecap membuat makan
menjadi sesuatu yang tidak menggairahkan bagi orang tua
dibandingkan dengan mereka yang berusia muda. Menginjak
usia 75 tahun, misalnya, orang-orang hanya memiliki
pengecapan setengah daripada saat mereka berusia 30
tahun. Selain itu, kesepian, depresi dan keterbatasan
finansial karena harus mencukupkan pendapatan yang tidak
berubah bisa mengganggu kemampuan mereka yang berusia
lanjut untuk membeli dan memasak makanan yang sehat.
Karena makanan seringkali dikaitkan dengan kegiatan
sosial, maka memasak makanan dan menikmatinya sendirian
bisa menjadi sesuatu yang sulit bagi para usia lanjut
yang telah mencapai tingkatan hidup di mana banyak dari
orang-orang yang mereka cintai telah meninggal dunia
atau pindah ke tempat lain. Bagi banyak orang, hilangnya
selera makan diakibatkan oleh hilangnya para sahabat.
Mereka yang telah kehilangan istrinya (dan kemudian
memasak sendirian) mungkin mengalami resiko yang khusus.
Kiat berikut ini mungkin
bisa membantu menyediakan makanan yang sehat bagi para
usia lanjut :
- Mendapatkan perawatan
gigi sesegera mungkin. Ompong dan gangguan pada gigi
mengakibatkan kesulitan mengunyah, menyebabkan
nutrisi kurang dan juga membuat rasa makanan aneh.
Hilangnya tulang menyebabkan gigi palsu sukar
dipasang, dan banyak dari mereka yang menggunakan
gigi palsu memilih untuk tidak memakainya karena
mereka merasa tidak nyaman.
- Jika mengunyah menjadi
masalah, cobalah makanan yang lebih lunak yang telah
dicincang atau dihaluskan.
- Empat atau lima kali
makanan ringan mungkin lebih mudah bagi para lanjut
usia dibandingkan dengan tiga kali makan besar.
- Tambahkan sedikit gula
atau sambal pada makanan untuk membangkitkan rasanya.
- Jika makanan tertentu
tidak disukai, cobalah gantikan dengan makanan dari
kelompok yang sama. Misalnya, jika tidak suka susu,
cobalah yogurt, keju, atau es krim rendah lemak.
- Program-program
pemerintah maupun swasta menawarkan makanan bagi
mereka yang berusia di atas 60 tahun di pusat-pusat
lanjut usia di seluruh negeri. Program-program ini
menyediakan interaksi sosial yang mungkin sama
manfaatnya dengan makanan itu sendiri.
Satu cara bagi para lanjut
usia untuk mengemas banyak nutrisi ke dalam makanan yang
sedikit adalah dengan meminumnya dalam bentuk shake.
Mulailah dengan susu rendah lemak atau skim milk
(atau yang lain seperti susu kedelai atau almond,
yang bisa didapatkan di toko-toko makanan) dan pisang
kecil yang diblender. Tergantung pada selera
masing-masing, tambahkan dua sendok makan penuh mentega
kacang berkrim, sedikit madu, satu sendok makan penuh
bijih gandum atau dedak dan/atau buah lain seperti
stroberi, persik, nanas, mangga, atau kiwi. Satu sendok
makan penuh susu bubuk tanpa lemak bisa memberikan
tambahan kalsium.
kembali
ke atas
kembali
ke index aging |