OZZY

Fokus:

X







 

Website ini diterbitkan dalam
 rangka menyebarluaskan
 informasi mengenai
 kesehatan reproduksi dan
 seksualitas dari dan
untuk individu/
organisasi/lembaga yang 
mempunyai kepedulian 
terhadap kesehatan
 reproduksi dan jender. 
Redaksi menerima sumbangan
 pemikiran, opini, hasil kajian 
lapangan serta pengalaman 
yang berkaitan dengan 
maksud penerbitan 
website ini.

Depan > Usia Lanjut (Aging)  

Mutasi Genetika Dan Kanker Payudara

Sejumlah pasien penderita kanker payudara diperkirakan mengalami mutasi genetika setelah mengkonsumi 'Tamoxifen' yang merupakan obat kanker payudara yang banyak digunakan secara luas. Demikian disampaikan oleh hasil penelitian Dr. Vered Stearns dari the Johns Hopkins Kimmel Cancer Center. 

Dr Vered Stearns memperkirakan saat ini 40 persen wanita penderita kanke payudara ditengarai mengalami mutasi genetika karena mengkonsumsi sejumlah obat kanker payudara.

Malah Dr Vered juga memperkirakan dampak yang sama juga bisa disebabkan oleh obat antidepressants. 

Para dokter mungkin tidak akan segera melakukan peninjauan atas temuan ini karena memang sejauh ini belum dilakukan uji mutasi secara menyeluruh.

Dr Vered menyebut mutasi genetika itu dengan `CYP2D6`. 

Didepada para peserta pertemuan tahunan the American Society of Clinical Oncology, Dr Vered menyarankan agar para penderita kanker payudara segera melakuakn konsultasi dan monitoring atas dampak mutasi genetika itu.

Obat antidepresan it termasuk Prozac, Paxil dan Zoloft, demikian disampaikan oleh tim peneliti dari Johns Hopkins University Baltimore, Indiana University dan University of Michigan. 

"Belum ada kejadian dalam studi ini bahwa wanita yang mengkonsumsi tamoxifen seharusnya secara otomatis menghentikanya,' ujar Dr. Vered Stearns. 

"Hasil penemuan kami menyarankan ngara terapi dilakukan atas dasar invidu seseorang,' tambah Dr Strearns.

'Jika seorang wanita mengalami mutasi genetika kami sharusnya mampu meberikan bantuan terapi apa yang harus diberikan.'

Dr Stearns melakukan studi atas wanita penderita kanker ini selama empat bulan seteiap harinya.  

sumber: Jaknews.com

 

kembali ke atas

kembali ke index aging

 

 

depan | profil | informasi | info buku | link | kritik | Curah Pendapat   
Kesehatan Ibu & Anak
| Keluarga Berencana | Kesehatan Rep Remaja
PMS & HIV/AIDS
| Aging | Gender & Kekerasan