website informasi kesehatan reproduksi

OZZY

Fokus:

X


Halaman Depan
Informasi Buku
Situs Lain yang Berhubungan

Kirim Kritik dan Saran Anda

 

Website ini diterbitkan dalam
 rangka menyebarluaskan
 informasi mengenai
 kesehatan reproduksi dan
 seksualitas dari dan
untuk individu/
organisasi/lembaga yang 
mempunyai kepedulian 
terhadap kesehatan
 reproduksi dan jender. 
Redaksi menerima sumbangan
 pemikiran, opini, hasil kajian 
lapangan serta pengalaman 
yang berkaitan dengan 
maksud penerbitan 
website ini.

Tim Penyusun:
Ahmad Fauzi
Mercy Lucianawaty
Laily Hanifah
Nur Bernadette

Kritik & Saran:
Mitra INTI Foundation
Jl.Mampang Prapatan XIV No. 5
Tegal Parang
Mampang Prapatan
Jakarta 12790
Telp: 021 - 7991890, 7993426
Fax: 021 - 7993426
E-mail: yminti@mweb.co.id 

Informasi

Jaringan Kesehatan Reproduksi Perempuan:  Antara Kebutuhan dan Eksistensinya.

 

Setelah hampir 8 tahun berkoalisi, jaringan yang awalnya bernama Forum Kesehatan Perempuan yang diprakarsai oleh beberapa LSM di bawah naungan Ford Foundation, kini mulai mencoba aktif kembali walaupun tanpa dukungan dana dan fasilitator yang mewadahi kegiatan mereka (jaringan. red).

Setelah pertemuan awal di Yogyakarta dan meluncurkan kembali Berita berkala Jender & Kesehatan dalam bentuk tabloid.  Pada tanggal 20 – 22 Maret 2002 kembali jaringan ini bertemu di Malang dan dihadiri oleh beberapa anggota jaringan seperti Perkumpulan Keluarga Berencana (PKBI) Jambi, PKBI Yogyakarta, PKBI Jawa Tengah, Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sulawesi Selatan, Pusat Informasi Kesehatan dan Perlindungan Keluarga (PIK-PK) Mataram, Yayasan Keluarga Sehat Sejahtera Indonesia (YKSSI) Mataram, Hotline Surabaya, Yayasan Galang Yogyakarta, Yayasan Kesejahteraan Fatayat Yogyakarta, Rifka Annisa, YASANTI, Yayasan Pelita Ilmu, Mitra INTI Jakarta, Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW), Bina Insani Pematang Siantar, Kespromatra, dan Yayasan Pengembangan Pedesaan (YPP) Malang sebagai fasilitator pertemuan.

Pada pertemuan ini dibicarakan tentang visi dan misi juga kegiatan jaringan selama 1 tahun.  Memang, pada awal terbentuknya jaringan, visi dan misi memang tidak jelas dan hal inilah yang dirasakan oleh peserta pertemuan untuk segera dibicarakan untuk keberlangsungan jaringan ini. Setelah beberapa saat peserta mencoba mengenang kegiatan yang telah lalu, maka didapat kesimpulan dari beberapa kekurangan pada saat itu, dan hal inilah yang menjadi rumusan visi, misi dan tujuan jaringan ini.

Akhirnya disepakati bahwa jaringan ini mempunyai visi yaitu: “Terwujudnya hak kesehatan perempuan dalam tatanan sosial yang berkeadilan jender”, dan misinya adalah:

1.       Membangun sinergi antar anggota jaringan

2.       Meningkatkan akses & kontrol terhadap kebijakan publik untuk kesehatan hak perempuan

3.       Memberikan dukungan anggota jaringan yang menghadapi tekanan dalam memperjuangkan hak-hak kesehatan  perempuan

4.       Menjadi presure group terhadap kebijakan publik yang tidak memihak pada kesehatan perempuan.

 

Di tengah situasi seperti ini memang dirasakan tidak mudah untuk melaksanakan misi ini, melihat kegiatan dimasing-masing lembaga yg sudah banyak menyita waktu dan perhatian masing-masing anggota jaringan.  Namun dari pertemuan ini mungkin menjadi tolak ukur bahwa jaringan ini mencoba mulai menapak kembali dan mencoba meraih apa yang dicita-citakan dulu.

Jaringan yang kini bermarkas di Yogyakarta dengan fasilitasi Yayasan Galang, berinisiatif berbenah diri, dengan menyusun struktur organisasi dari perwakilan-perwakilan organisasi yang sementara ini dipilih dari peserta yang hadir, dan mencoba mengkaji ulang anggota-anggota yang akan ikut bekerjasama dalam jaringan ini.  Tercatat semenjak di fasilitasi oleh Pusat Komunikasi Kesehatan Berperspektif Jender (Puskomkes Jender) tahun 1998-2001, jumlah anggota jaringan membludak dari sekitar 15 lembaga pada awal transisi hingga 70 lembaga pada akhir tahun 1999.  Jumlah keanggotaan yang begitu besar inilah yang dirasakan justru tidak efisien, karena banyak anggota yang masuk tidak memiliki kepentingan yang sama.

 Telah banyak bermunculan jaringan-jaringan yang merangkul lembaga dan individu yang bekerjasama dalam hal kesehatan reproduksi, contohnya saja Jaringan Kesehatan Reproduksi Sumatera (Kespromatra) dan Jaringan Kesehatan Perempuan Indonesia Timur (JKPIT) yang dirasakan lebih eksisten.  Untuk itu jaringan ini memang memiliki tantangan lebih karena mencoba merangkul lebih luas lembaga yang ada di persada nusantara ini, guna mewujudkan visi dan misinya.  Karena tantangan terberatnya adalah mencoba membangun sinergi antar anggota jaringan yang mana harus mensejajarkan kepentingan lembaga dan kepentingan jaringan.

Harus diakui dengan diadakannya pertemuan di Malang ini, telah membuat jaringan ini menjadi suatu wadah yang eksis di bidang kesehatan reproduksi perempuan, dimana anggotanya dituntut untuk dapat bekerjasama dalam mewujudkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan untuk menunjang misi jaringan, dengan segala halangan dan rintangan yang akan menghambat perjalanan jaringan ini.  Semoga berhasil !.  (ozzy)

 

kembali ke atas

kembali ke index informasi

 

depan | profil | informasi | info buku | link | kritik | Curah Pendapat   
Kesehatan Ibu & Anak
| Keluarga Berencana | Kesehatan Rep Remaja
PMS & HIV/AIDS
| Aging | Gender & Kekerasan