|
Setahun
perjalanan Jaringan Kesehatan Reproduksi Remaja Sumatera (Kespromatra)
Pelaksanaan
International Conference on AIDS in Asia and the Pacific (ICAAP) ke
5 tanggal 22-27 Oktober 1999 di Kuala Lumpur membuahkan berbagai ide
yang cemerlang. Salah satu kegiatan yang dilakukan peserta selain
mengikuti acara yang digelar, adalah berdiskusi dan sharing
pengalaman lembaga. Hal ini dilakukan karena tidak setiap saat teman-teman dari
berbagai wilayah di Indonesia dapat berkumpul dan berdiskusi.
Alm.
Ibu Johanna A. Pattiasina (Yayasan Bina Insani Pematang Siantar),
Dr. Rizky Khainidar (saat itu sebagai Dirpelda PKBI Sumbar), Hambali
(Dirpelda PKBI Jambi), Lola Wagner (Direktur Eksekutif Yayasan Mitra
Kesehatan dan Kemanusiaan Batam) dan Nurlinda Lasrun (Program
Manager Kesehatan Reproduksi Remaja Yayasan Utama) berdiskusi
mengenai kegiatan lembaga masing-masing dan pengalaman berjaringan.
Hasil diskusi hangat ini adalah terindentifikasinya kekuatan
dan kelemahan berjaringan. Ditunjang dengan berbagai contoh kegiatan
berjaringan internasional dan nasional, maka timbullah ide untuk
berjaringan di daerah Sumatera.
Salah
satu landasan atau kekuatan jaringan ini adalah letak geografis
berada dalam satu daratan yang luas, sehingga mudah dijangkau.
Kekuatan lain adalah hampir semua propinsi mempunyai Lembaga Swadaya
Masyarakat (LSM) yang bekerja dan peduli terhadap isu kesehatan
reproduksi dan kesehatan seksual.
Sumberdaya yang banyak juga tersebar di Sumatera terlebih
lagi banyaknya orang-orang muda yang berbakat dan potensial.
Hasil
diskusi ini dibawa pulang ke Pekanbaru.
Setelah mencari berbagai informasi guna merealisasikan ide
ini kemudian timbul suatu pemikiran untuk memfasilitasi isu mengenai
kesehatan reproduksi remaja. Hal
ini dipilih karena selama ini jaringan yang ada adalah
menitikberatkan kepada isu kesehatan reproduksi perempuan secara
umum.
Akhir
Januari 2000, di Hotel Mercure Grand Residence, Jakarta diadakan
pertemuan alumni 3 angkatan studi tur ke Belanda (1997-1999) yang
difasilitasi oleh Ford Foundation bekerjasama dengan Pusat
Komunikasi Kesehatan Berperspektif Jender (Puskomkes Jender).
Beberapa yang hadir antara lain Hambali (PKBI Jambi), Yunus
Ilyas (PKBI Aceh), Kamti Saragih (Yayasan Bina Insani Pematang
Siantar) dan Nurlinda Lasrun ( Yayasan Utama, Riau).
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Nathalie Kollmann, Program
Officer World Population Foundation (WPF), yang merupakan salah satu
fasilitator kegiatan ini sebelum beliau bergabung dengan WPF.
Nurlinda Lasrun kembali berdiskusi dengan Nathalie dan
memuculkan ide untuk berjaringan khusus di bidang kesehatan
reproduksi remaja.
Bulan
April 2000, Nathalie kembali menginformasikan bahwa WPF bersedia
mendanai proyek jaringan kesehatan reproduksi remaja di Sumatera dan
akan digabungkan dengan program remaja yang sedang berjalan di
yayasan Utama. Berawal
dari ide tersebut, tanggal 16-18 Oktober di Hotel Furaya
Pekanbaru, diadakankah pertemuan pembentukan Jaringan. Pertemuan ini
dilaksanakan oleh Yayasan Utama Pekanbaru dan didukung oleh WPF.
Peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut sebanyak 16 LSM
dari 8 Propinsi (Yayasan Utama Riau, PKBI Riau, Orientasi Wanita
Anak (OWA) Palembang, CreSy - PKBI Palembang, Yayasan SIKOK-Jambi,
Yayasan Mitra Aksi Jambi, CMR - PKBI Sumatera Utara, Yayasan Bina
Insani Pematang Siantar, PKBI Nangro Aceh Darusalam, Serikat Inong
Aceh, Yayasan Mitra Kesehatan Kemanusian Batam, LP2M Padang, Cemara
PKBI Sumbar, Yayasan Advokasi Anak dan Perempuan (YASVA) Bengkulu,
CCRR - PKBI Bengkulu dan PKBI- Lampung.
Tercetuslah
beberapa alasan mengapa perlu berjaringan, antara lain :
- Untuk meningkatkan
kapasitas lembaga anggota jaringan
- Memperkuat posisi tawar
dalam era globalisasi
- Sinergi membentuk visi.
- Minimnya informasi
kesehatan reproduksi bagi remaja, dimana perkembangan remaja
perlu diiringi oleh info yang benar dan akurat.
- Agar bisa
sharing informasi dan pengalaman
Hasil pertemuan
ini adalah disepakatinya pembentukan jaringan LSM yang bergerak di
bidang kesehatan reproduksi remaja di wilayah Sumatera dengan nama
jaringan Kesehatan Reproduksi Remaja Sumatera atau disingkat dengan KESPROMATRA.
Jaringan ini mempunyai visi: Terwujudnya kesehatan reproduksi
remaja sebagai hak asasi manusia.
Setelah
Kespromatra berjalan lebih kurang tujuh bulan, kembali Jaringan
Kespromatra mengadakan pertemuan di Prapat Sumatera Utara tanggal
2831 Mei 2001. Pertemuan
ini bertujuan untuk menentukan arah, rencana dan strategi kegiatan
Jaringan Kespromatra dimasa depan.
Disepakatilah bahwa pertemuan ini sebagai pertemuan Badan
Musyawarah (Bamus) I. Bamus ini membahas dan menetapkan konsep isi
anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) serta rencana
strategis tahun 2001-2005. Ditetapkan
pula susunan kepengurusan yang terdiri dari Dewan Pengurus dan Badan
Pelaksana periode 2001-2005. Dewan pengurus dipilih berdasarkan tiga
region diwilayah Sumatera, yaitu wilayah Sumatera bagian Utara
diwakilkan oleh Kamti Saragih (dari Yayasan Bina Insani), Sumatera
Bagian Tengah diwakilkan oleh Didik Kusnadi (PKBI Riau), Sumatera
Bagian Selatan diwakilkan oleh Ernilda Sri Dakti Gaus (Cakra
Palembang). Ditetapkan
pula Badan Pelaksana dipimpin oleh Sekretaris Eksekutif yaitu Dra.
Nurlinda Lasrun, berkedudukan di Pekanbaru, Riau.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Henk Rolink, Programme
Overseas WPF.
Pekerjaan awal Dewan Pengurus dan Badan Pelaksana yaitu
melegalisasi AD/ART Jaringan ke dalam Akta Notaris, hasilnya adalah
disahkannya akta per tanggal 16 Oktober 2001, No. 11, oleh notaris
Eka Meta Rahayu SH.
Kegiatan
yang telah dilaksanakan oleh Jaringan Kespromatra, antara lain :
- Capacity Building;
melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk
menguatkan kapasitas lembaga yang bergerak di bidang kesehatan
reproduksi remaja antara lain pelatihan Manajemen Program
Kesehatan Reproduksi Remaja, workshop Kesehatan Reproduksi
Remaja, workshop Pengembangan dan Penerapan Program Kesehatan
Reproduksi Remaja secara Sistematis, training Advokasi Kesehatan
Remaja Berperspektif Gender, dan training Pengorganisasian
Masyarakat dan Analisis Sosial.
Selain itu juga mengikuti kegiatan pelatihan yang
diselenggarakan oleh pihak luar yaitu workshop Kesehatan
Reproduksi dan Permasalahannya dan traingin Manajemen Data di
Jakarta.
- Badan Musyawarah I
dilaksanakan di Parapat pada tanggal 28 31 Mei 2001
- Rapat Konsultasi Program
dilaksanakan di
Jambi pada tanggal 9 10 September 2002
- Pertemuan Dewan Pengurus;
telah dilaksanakan sebanyak tiga kali selama periode 2001-2002
- Rapat Koordinasi; telah
dilaksanakan sebanyak dua kali selama periode 2001-2002
- Manejemen Infomrasi
Sistem; yang terdiri dari berbagai kegiatan yaitu:
a.
Homepage/
website; pembuatan website ini bertujuan sebagai sumber
informasi bagi anggota jaringa, penyandang dana atau lembaga lain
yang. Saat ini telah
dapat diakses di http://www.Kesepromatra.or.id
b.
Mailing
list; merupakan
media dalam penyebaran informasi kepada seluruh anggota jaringan
yang diterima oleh sekertariat baik dari dalam maupun dari luar
negri. Fasilitas ini
telah dapat dimanfaatkan sejak tanggal 4 Januari 2002
c.
Email;
merupakan
media komunikasi antar anggota jaringan dalam hal kegiatan jaringan.
Telah dapat digunakan sejak Oktober 2001 dengan alamat
netmatra.indo.net.id
d.
Profil
dan direktori Jaringan; Sebuah
buku berisi profil Jaringan Kespromatra beserta anggota jaringan
secara lengkap, termasuk didalamnya adalah AD/ART dan rencana
strategis untuk periode 2001-2005.
Pengerjaan buku ini dimulai bulan Mei-Agustus 2002.
e.
Pengembangan
media KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi); sejak
Desember 2001, telah dikembangkan draft media KIE dalam bentuk
leaflet berisi profil Jaringan Kespromatra, dimana pada saat yang
bersamaan telah pula diuji coba
f.
Pengembangan Newsletter; merupakan
media komunikasi antara sesama anggota jaringan.
Berisi mengenati kegiatan anggota jaringan serta informasi
terbaru yang sedang in seputar kesehatan reproduksi remaja dan
kesehatan reproduksi secara umum.
Telah diterbitkan 3 kali selama periode 2001-2002.
g.
Menjembatani Anggota
Jaringan dengan Lembaga Donor;
sebagai
jembatan antara anggota jaringan terhadap pihak penyandang dana.
Salah satu kegiatan yang difasilitasi adalah informasi
pengajuan proposal proyek kepada WPF dengan isu Gender
based Violence pada
bulan September 2001 dan lain sebagainya.
kembali
ke atas
kembali
ke index informasi |