|
Depan
> Keluarga Berencana
Ketersediaan
Alat Kontrasepsi Masih Bergantung Luar Negeri
GATRA.com -
Ketersediaan alat kontrasepsi Keluarga Berencana (KB) di
Indonesia hingga kini masih bergantung pada bantuan luar
negeri, kata Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan
Pemberdayaan Keluarga BKKBN Pusat, Drs Imam Haryadi.
Kepada wartawan di Mataram, Selasa dia menjelaskan,
sebab sebagian besar alat kontrasepsi tersebut masih
diproduksi di luar negeri. "Kita tidak bisa
menyebutkan satu persatu negara mana saja yang membantu
Indonesia dalam penyediaan alat kontrasepsi, karena
negara-negara tersebut telah tergabung pada Bank Dunia,"
katanya.
Luar negeri dalam memberikan bantuan alat kontrasepsi
ada kalanya berbentuk barang dan ada juga yang berbentuk
dana. Alat kontrasepsi yang masih diproduksi di luar
nergi antara lain implan, IUD dan steril.
Pemerintah dalam menunjang program KB di Indonesia hanya
sedikit sekali yang diarahkan untuk pengadaan alat
kontrasepsi, namun untuk tahun 2002 dari anggaran yang
ada di BKKBN sekitar 80 persen untuk pembelian alat
kontrasepsi. "Dalam menyediakan alat kontrasepsi,
tidak bisa terbatas, karena masa sekarang ini calon
peserta KB
tidak boleh dipaksa untuk memakai alat kontrasepsi
tertentu," katanya.
Calon akseptor bebas memilih alat kontrasepsi apa saja
yang diinginkan serta cocok bagi mereka, sehingga mereka
merasa tidak dipaksa untuk ber-KB. Dia mengakui,
kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi masih
rendah, sehingga kegagalan dan komplikasi masih cukup
tinggi. "Peningkatan kualitas pelayanan kontrasepsi
semakin disadari baik oleh pemberi maupun penerima
pelayanan," katanya.
sumber:
Gatra.com (http://www.gatra.co.id/index2.php3?id=2002010722253798&rubrik=Kesehatan&mid=2)
kembali
ke atas
kembali
ke index keluarga berencana
|