OZZY

Fokus:

X








Website ini diterbitkan dalam
 rangka menyebarluaskan
 informasi mengenai
 kesehatan reproduksi dan
 seksualitas dari dan
untuk individu/
organisasi/lembaga yang 
mempunyai kepedulian 
terhadap kesehatan
 reproduksi dan jender. 
Redaksi menerima sumbangan
 pemikiran, opini, hasil kajian 
lapangan serta pengalaman 
yang berkaitan dengan 
maksud penerbitan 
website ini.

Tim Penyusun:
Ahmad Fauzi
Mercy Lucianawaty
Laily Hanifah
Nur Bernadette

Kritik & Saran:
Mitra INTI Foundation
Jl.Mampang Prapatan XIV No. 5
Tegal Parang
Mampang Prapatan
Jakarta 12790
Telp: 021 - 7991890, 7993426
Fax: 021 - 7993426
E-mail: yminti@mweb.co.id 

Depan > Penyakit Menular Seksual & HIV/AIDS > Informasi

Douching

Apakah yang dimaksud douching?

Douching adalah membilas atau mencuci vagina dengan cara menyemprotkan air atau cairan lain (seperti cuka, baking soda, atau larutan douching yang dijual bebas) ke dalam vagina.  Air atau cairan tersebut diletakkan dalam botol kemudian disemprotkan ke dalam vagina melalui suatu tabung dan ujung penyemprot.

Kenapa perempuan melakukan douching?

Douching adalah suatu praktek yang telah diajarkan sejak dahulu kala. Alasan-alasan perempuan untuk melakukan douching meliputi: membilas darah setelah suatu periode menstruasi; membersihkan vagina setelah melakukan hubungan seksual untuk mencegah penyakit menular seksual dan membersihkan sperma untuk mencegah kehamilan; dan mencegah bau.

Seberapa sering douching dilakukan?

Douching merupakan praktek yang sering dilakukan di Amerika Serikat - 37% perempuan Amerika antara 15 sampai 44 tahun melakukan douching secara reguler.  Dari para perempuan tersebut, setengahnya melakukan douching setiap minggu.

Apakah douching aman?

Para petugas kesehatan tidak menyarankan douching untuk membersihkan vagina. Douching merubah keseimbangan kimiawi dan flora vagina, yang dapat membuat perempuan lebih rentan terhadap infeksi bacterial.  Douching juga dapat menyebarkan infeksi vaginal atau servikal yang suda terjadi ke arah atas menuju oragn-organ panggul (rahim, tuba fallopii, dan ovarium).

Penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang melakukan douching secara rutin cenderung untuk mengalami masalah yang lebih banyak dibanding perempuan yang jarang melakukan douching.  Masalah-masalah tersebut diantaranya: iritasi vagina, infeksi (bakterial vaginosis atau BV), dan penyakit menular seksual (PMS). Perempuan yang sering melakukan douching juga lebih berisiko untuk menderita penyakit radang panggul (PRP).  PRP adalah infeksi pada organ-organ panggul perempuan yang disebabkan oleh berbagai bakteri yang dapat bergerak naik dari vagina atau serviks seorang perempuan ke arah prgan panggul.  Jika tidak diobati PRP akan dapat berakibat pada terjadinya kemandulan dan kehamilan ektopik (kehamilan yang tidak terjadi di rahim tetapi di tuba falopii). Baik BV dan PRP dapat berakibat terjadinya masalah yang serius selama kehamilan. Seperti terjadinya infeksi pada bayi, masalah pada persalinan dan kelahiran prematur.

Apakah pengaruh douching terhadap kehamilan?

Douching yang dilakukan setelah melakukan hubungan seksual tidak akan mencegah kehamilan.  Tetapi penelitian memperlihatkan bahwa douching mungkin mempengaruhi kemampuan perempuan untuk hamil.  Di antara para perempuan yang ingin hamil, mereka yang melakukan douching paling sering (lebih dari sekali seminggu) memiliki angka kehamilan yang paling rendah.  Penelitian lain menunjukkan hubungan antara douching yang sering dengan kelahiran Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).  Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa douching secara bermakna meningkatkan risiko terjadinya kehamilan ektopik, suatu kondisi yang dapat membahayakan kehidupan.  

Bagaimana cara membersihkan vagina yang paling sehat dan aman?

Karena keseimbangan kimiawi vagina sangat sensitif, yang terbaik adalah membiarkan vagina melakukan proses pembersihan sendiri.  Vagina melakukan proses pembersihan diri tersebut dengan cara sekresi (pengeluaran) mukus.  Air hangat dan penggunaan sabun tanpa pengharum dengan lembut pada saat mandi adalah cara terbaik untuk membersihkan bagian luar vagina. Produk-produk seperti sabun-sabun hygiene perempuan, bedak dan semprotan tidak perlu digunakan, dan dapat membahayakan.

Adalah penting untuk segera meminta pertolongan petugas kesehatan jika merasakan rasa sakit pada vagina seperti gatal, panas, atau berbau; rasa sakit pada saat kencing; discharge vagina yang tidak normal, seperti kental dan putih atau kuning-kehijauan.  Mungkin anda menderita infeksi jamur, infeksi pada saluran kencing atau infeksi bakteri, seluruh kondisi tersebut dapat diobati.  Jangan bersihkan atau melakukan douching vagina sebelum dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan.  Hal tersebut akan menyulitkan petugas kesehatan untuk menentukan tipe infeksi yang anda derita.

Terjemahan oleh: Siti Nurul Qomariyah

sumber: TopicGuide.com

 

kembali ke atas

kembali ke index pms & hiv/aids

 

depan | profil | informasi | info buku | link | kritik | Curah Pendapat   
Kesehatan Ibu & Anak
| Keluarga Berencana | Kesehatan Rep Remaja
PMS & HIV/AIDS
| Aging | Gender & Kekerasan