APAKAH AIDS
ITU ?
AIDS adalah
Acquired Immune Deficiency Syndrom (sekumpulan gejala
penyakit, yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh , yang
didapat).
AIDS disebabkan oleh adanya virus HIV (Human
Immunodeficiency Virus) didalam tubuh.
Virus HIV ini hidup didalam 4 cairan tubuh manusia :
1. Cairan darah
2. Cairan sperma
3. Cairan vagina
4. Air susu Ibu
Cara
penularan :
1. Lewat
cairan darah
Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang
dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian
jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam
kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi,
Pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat
tindik, tato, dan alat facial wajah
2. Lewat cairan sperma dan cairan vagina :
Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam
Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga
memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina
(untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya
cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam
hubungan seks lewat anus.
3. Lewat Air
Susu Ibu :
Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV
positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui
bayinya dengan ASI.
Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child
Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap
10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi
yang lahir dengan HIV positif.
Cara Pencegahan
:
-
Gunakan
selalu jarum suntik yang steril dan baru setiap kali
akan melakukan penyuntikan atau proses lain yang
mengakibatkan terjadinya luka
-
Selalu
menerapkan kewaspadaan mengenai seks aman (artinya :
hubungan seks yang tidak memungkinkan tercampurnya
cairan kelamin, karena hal ini memungkinkan penularan
HIV)
-
Bila ibu
hamil dalam keadaan HIV positif sebaiknya diberitahu
tentang semua resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang
akan terjadi pada dirinya sendiri dan bayinya, sehingga
keputusan untuk menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa
dipertimbangkan.
AIDS tidak ditularkan melalui :
1. Makan dan
minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama
2. Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum,
WC umum, dan kolam renang
3. Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari
lainnya
4. Lewat keringat, atau gigitan nyamuk
APAKAH BEDA ANTARA
HIV DENGAN AIDS ? :
HIV adalah
Human Immuno Deficiency Virus, suatu virus yang menyerang
sel darah putih manusia dan menyebabkan menurunnya kekebalan/
daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang infeksi/penyakit.
AIDS
adalah
Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu timbulnya
sekumpulan gejala penyakit yang terjadi karena kekebalan
tubuh menurun,oleh karena adanya virus HIV di dalam darah
APA
TANDA-TANDA SESEORANG TERTULAR HIV ? :
Sebenarnya tidak
ada tanda-tanda khusus yang bisa menandai apakah seseorang
telah tertular HIV, karena keberadaan virus HIV sendiri
membutuhkan waktu yang cukup panjang (5 sampai 10 tahun
hingga mencapai masa yang disebut fullblown AIDS). Adanya
HIV di dalam darah bisa terjadi tanpa seseorang menunjukan
gejala penyakit tertentu dan ini disebut masa HIV positif.
Bila seseorang terinfeksi HIV untuk pertama kali dan
kemudian memeriksakan diri dengan menjalani tes darah, maka
dalam tes pertama tersebut belum tentu dapat dideteksi
adanya virus HIV di dalam darah. Hal ini disebabkan kaena
tubuh kita membutuhkan waktu sekitar 3 - 6 bulan untuk
membentuk antibodi yang nantinya akan dideteksi oleh tes
darah tersebut. Masa ini disebut window period (periode
jendela) . Dalam masa ini , bila orang tersebut ternyata
sudah mempunyai virus HIV di dalam tubuhnya (walau pun belum
bisa di deteksi melalui tes darah), ia sudah bisa menularkan
HIV melalui perilaku yang disebutkan di atas tadi.
Secara umum, tanda-tanda utama yang terlihat pada seseorang
yang sudah sampai pada tahapan AIDS adalah :
- berat badan menurun lebih dari 10% dalam waktu singkat
- demam tinggi berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
- diare berkepanjangan (lebih dri satu bulan)
Sedangkan gejala-gejala tambahan berupa :
- batuk berkepanjanga (lebih dari satu bulan)
- kelainan kulit dan iritasi (gatal)
- infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan
- pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh,
seperti di bawah telinga, leher, ketiak dan lipatan paha.