OZZY

Fokus:

X








Website ini diterbitkan dalam
 rangka menyebarluaskan
 informasi mengenai
 kesehatan reproduksi dan
 seksualitas dari dan
untuk individu/
organisasi/lembaga yang 
mempunyai kepedulian 
terhadap kesehatan
 reproduksi dan jender. 
Redaksi menerima sumbangan
 pemikiran, opini, hasil kajian 
lapangan serta pengalaman 
yang berkaitan dengan 
maksud penerbitan 
website ini.

Tim Penyusun:
Ahmad Fauzi
Mercy Lucianawaty
Laily Hanifah
Nur Bernadette

Kritik & Saran:
Mitra INTI Foundation
Jl.Mampang Prapatan XIV No. 5
Tegal Parang
Mampang Prapatan
Jakarta 12790
Telp: 021 - 7991890, 7993426
Fax: 021 - 7993426
E-mail: yminti@mweb.co.id 

Depan > Penyakit Menular Seksual & HIV/AIDS > Informasi

HIV STOP DI SINI
Orang dengan HIV/AIDS (Odha) Indonesia Berjanji 
"Pencegahan Mulai dari Saya"


Tujuh belas orang yang hidup dengan HIV/AIDS (Odha) hari ini membuat
kesepakatan memulai program untuk mencegah penularan HIV dari orang
yang sudah terinfeksi. Mereka mengatakan bahwa setiap penularan jelas
harus melibatkan satu orang yang sudah terinfeksi, secara sadar atau
tidak sadar. Dengan kesepakatan ini, rantai penularan dapat mulai
diputus.

Kesepakatan ini adalah hasil dari Diskusi Sehari "Peranan Orang Dengan
HIV/AIDS Dalam Program Pencegahan" yang dipandu oleh Yayasan Spiritia
dan Jaringan Kelompok Dukungan Nasional Indonesia untuk Odha. Diskusi
ini melibatkan Odha dari sembilan kota, termasuk dari Bali, Sulawesi
dan Papua. Odha tersebut datang dari berbagai latar belakang, termasuk
pengguna narkoba suntikan, ibu rumah tangga, dan waria.

Diskusi ini dimulai dengan peninjauan tentang program yang pernah
dilakukan di AS. Setelah itu para peserta membahas tantangan yang akan
dihadapi dalam melaksanakan program pencegahan ini, termasuk masalah
seperti kurangnya kepercayaan diri di antara Odha, dukungan oleh
masyarakat, dan kesulitan untuk mengungkapkan status HIV-nya. Setelah
itu, peserta membahas manfaat dari program. Selain memutuskan rantai
penularan, hidup Odha dapat lebih positif, dan diharapkan masyarakat
akan memberi dukungan lebih besar dengan ditunjukkannya kepedulian ini
oleh para Odha.

Setelah itu, peserta membahas bentuk program yang akan dilaksanakan.
Program tersebut dapat mencakup pemberdayaan Odha melalui kerja sama
dengan kelompok dukungan sebaya di daerah, dan melalui pelatihan
keterampilan untuk meningkatkan kepercayaan diri Odha.

Kesepakatan yang dinyatakan oleh para peserta adalah seperti berikut:

  Saat ini penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia masih menjangkau kepada
  kelompok atau orang-orang yang berisiko tinggi saja, sedangkan orang
  HIV-positif kurang dilibatkan secara nyata. Padahal sebagai orang
  HIV-positif memegang peranan penting dalam pemutusan mata rantai
  penularan.

  Sebagian masyarakat beranggapan bahwa orang HIV-positif adalah bagian
  dari masalah, seharusnya orang HIV-positif ditempatkan sebagai bagian
  dari solusi.

  Kami, 17 Odha dari 9 kota di Indonesia, di sini bersama-sama sepakat
  untuk membuat suatu komitmen:

  1. Sepakat untuk melaksanakan HIV Stop di Sini, mulai dari diri kami
     sendiri

  2. Kami akan berusaha mensosialisasikan kepada orang lain

  3. Keterlibatan kami di sini, memerlukan dukungan dari berbagai pihak

Pada akhirnya, para peserta mengundang beberapa stakeholders untuk
membahas program ini. Yang hadir termasuk wakil dari Komisi
Penanggulangan AIDS, UNAIDS (program PBB untuk HIV/AIDS) dan UNDP
(Program Pengembangan PBB), serta dari program yang didanai oleh
lembaga donor, yaitu Indonesia HIV/AIDS Prevention and Care Project
IHPCP), didanai AusAID, dan Aksi Stop AIDS, didanai oleh USAID.

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:
Yayasan Spiritia, Tel: (021) 7279 7007, Fax: (021) 726-9521

kembali ke atas

kembali ke index pms & hiv/aids

 

depan | profil | informasi | info buku | link | kritik | Curah Pendapat   
Kesehatan Ibu & Anak
| Keluarga Berencana | Kesehatan Rep Remaja
PMS & HIV/AIDS
| Aging | Gender & Kekerasan