|
Depan
> Penyakit Menular Seksual & HIV/AIDS
> Informasi
HIV STOP DI SINI
Orang dengan HIV/AIDS (Odha) Indonesia Berjanji
"Pencegahan Mulai dari Saya"
Tujuh belas orang yang hidup dengan HIV/AIDS (Odha) hari ini
membuat
kesepakatan memulai program untuk mencegah penularan HIV dari
orang
yang sudah terinfeksi. Mereka mengatakan bahwa setiap
penularan jelas
harus melibatkan satu orang yang sudah terinfeksi, secara
sadar atau
tidak sadar. Dengan kesepakatan ini, rantai penularan dapat
mulai
diputus.
Kesepakatan ini adalah hasil dari Diskusi Sehari "Peranan
Orang Dengan
HIV/AIDS Dalam Program Pencegahan" yang dipandu oleh
Yayasan Spiritia
dan Jaringan Kelompok Dukungan Nasional Indonesia untuk Odha.
Diskusi
ini melibatkan Odha dari sembilan kota, termasuk dari Bali,
Sulawesi
dan Papua. Odha tersebut datang dari berbagai latar belakang,
termasuk
pengguna narkoba suntikan, ibu rumah tangga, dan waria.
Diskusi ini dimulai dengan peninjauan tentang program yang
pernah
dilakukan di AS. Setelah itu para peserta membahas tantangan
yang akan
dihadapi dalam melaksanakan program pencegahan ini, termasuk
masalah
seperti kurangnya kepercayaan diri di antara Odha, dukungan
oleh
masyarakat, dan kesulitan untuk mengungkapkan status HIV-nya.
Setelah
itu, peserta membahas manfaat dari program. Selain memutuskan
rantai
penularan, hidup Odha dapat lebih positif, dan diharapkan
masyarakat
akan memberi dukungan lebih besar dengan ditunjukkannya
kepedulian ini
oleh para Odha.
Setelah itu, peserta membahas bentuk program yang akan
dilaksanakan.
Program tersebut dapat mencakup pemberdayaan Odha melalui
kerja sama
dengan kelompok dukungan sebaya di daerah, dan melalui
pelatihan
keterampilan untuk meningkatkan kepercayaan diri Odha.
Kesepakatan yang dinyatakan oleh para peserta adalah seperti
berikut:
Saat ini penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia masih
menjangkau kepada
kelompok atau orang-orang yang berisiko tinggi saja,
sedangkan orang
HIV-positif kurang dilibatkan secara nyata. Padahal
sebagai orang
HIV-positif memegang peranan penting dalam pemutusan
mata rantai
penularan.
Sebagian masyarakat beranggapan bahwa orang HIV-positif
adalah bagian
dari masalah, seharusnya orang HIV-positif ditempatkan
sebagai bagian
dari solusi.
Kami, 17 Odha dari 9 kota di Indonesia, di sini
bersama-sama sepakat
untuk membuat suatu komitmen:
1. Sepakat untuk melaksanakan HIV Stop di Sini, mulai
dari diri kami
sendiri
2. Kami akan berusaha mensosialisasikan kepada orang
lain
3. Keterlibatan kami di sini, memerlukan dukungan dari
berbagai pihak
Pada akhirnya, para peserta mengundang beberapa stakeholders
untuk
membahas program ini. Yang hadir termasuk wakil dari Komisi
Penanggulangan AIDS, UNAIDS (program PBB untuk HIV/AIDS) dan
UNDP
(Program Pengembangan PBB), serta dari program yang didanai
oleh
lembaga donor, yaitu Indonesia HIV/AIDS Prevention and Care
Project
IHPCP), didanai AusAID, dan Aksi Stop AIDS, didanai oleh USAID.
Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:
Yayasan Spiritia, Tel: (021) 7279 7007, Fax: (021) 726-9521
kembali
ke atas
kembali
ke index pms & hiv/aids |