|
Depan
> Penyakit Menular Seksual & HIV/AIDS
> Informasi
Annan: Peperangan
Melawan AIDS Berjalan Lamban, Diperlukan Upaya Drastis
Sekarang
PBB, New York, 22 September
2003- SekJen PBB, Kofi Annan, menyerukan
masyarakat internasional untuk segera meningkatkan upaya
penanggulangan
HIV/AIDS secara drastis, agar terdapat harapan untuk mencapai
target
pengurangan skala dan dampak epidemi tersebut di tahun 2005,
seperti yang
disepakati bersama dalam Deklarasi Komitmen PBB untuk
HIV/AIDS, dua tahun
lalu.
Ketika membuka pertemuan
tingkat tinggi untuk HIV/AIDS pada tanggal 22
September dalam sidang umum PBB di New York, Kofi Annan
menyesalkan,
walaupun laporan sudah mencatat beberapa kemajuan, laporan
juga menunjukkan
beberapa kegagalan untuk mencapai target-target penting di
tahun ini.
"Tampaknya, kita tidak berada dalam jalur untuk mulai
mengurangi skala dan
dampak epidemi di tahun 2005," sesal Annan. "Di
tahun tersebut, kita
sebenarnya sudah harus memotong setengah dari jumlah anak-anak
muda yang
terinfeksi HIV di negara-negara dengan tingkat infeksi dan
dampak tinggi
saat ini; kita juga sudah harus memotong setengah dari jumlah
bayi-bayi yang
dilahirkan dengan HIV; dan kita juga sudah harus dapat
menempatkan program
kesehatan yang komprehensif dan memadai."
"Dengan laporan ini, sangat jelas terungkap: dengan
tingkat pergerakan
penanggulangan seperti sekarang, akan sukar bagi kita untuk
mencapai
target-target tahun 2005 mendatang," tambahnya.
Annan juga menyoroti beberapa kegagalan lain, seperti:
sepertiga dari negara
dunia masih belum memiliki kebijakan yang menjamin akses
perempuan terhadap
pencegahan dan perawatan, walaupun kini perempuan mewakili
setengah dari
jumlah infeksi HIV dunia; lebih dari sepertiga negara dunia
dengan tingkat
infeksi dan dampak HIV tinggi juga masih belum memiliki
strategi
penanggulangan untuk menangangi anak-anak yatimpiatu karena
AIDS; dan
setidaknya duapertiga dari negara-negara dunia dianggap gagal
memberikan
perlindungan hukum anti diskriminasi terhadap kelompok
populasi yang rentan
terhadap infeksi HIV.
Namun Annan tak lupa menyebutkan sebuah kemajuan penting:
terkumpulnya
sumber dana segar dengan jumlah yang signifikan melalui
sumbangan
negara-negara anggota dan melalui Dana Dunia untuk
Menanggulangi AIDS,
Tuberkulosis dan Malaria (GFATM), yang sekarang menjanjikan
$1.5milliar
untuk 93 negara; dan dengan pengeluaran tahunan saat ini
mencapai
$4.7milliar.
"Namun kita masih di tengah perjalanan untuk mengumpulkan
$10milliar per
tahun yang dibutuhkan di tahun 2005. Sumber dana yang ada
harus terus
ditingkatkan - melalui Dana Dunia, dan juga melalui
upaya-upaya lain,
termasuk oleh pemerintah negara-negara dengan tingkat infeksi
dan dampak
tinggi," ujarnya.
"Kita telah berjalan jauh, namun belum cukup jauh. Jelas
sekali kita harus
berusaha lebih keras lagi untuk memastikan bahwa komitmen yang
kita buat
juga akan dibarengi dengan aksi dan sumber daya yang memadai.
Kita tidak
bisa mengatakan, ada kepentingan lain yang lebih mendesak.
Seharusnya kita
tidak bisa terima, ada hal lain yang muncul dan memaksa kita
untuk
mengesampingkan penanggulangan AIDS, karena hal-hal baru akan
selalu dan
terus muncul," tegasnya.
sumber: UN
News Wire
kembali
ke atas
kembali
ke index pms & hiv/aids |